10 Julai, 2012

SELASA .... apa ada padanya


Nabi s.a.w bersabda: 

"Apabila bermula malam yang pertama dari bulan Ramadhan.menyerulah Malaikat, katanya: "Wahai orang yang mencari dan berkehendakkan kebaikan: Tampillah mengerjakannya, dan wahai orang yang merasa mahukan kejahatan; berhentilah dari meneruskannya; dan (ketahuilah) Allah banyak membebaskan orang-orang yang dijanjikan dengan neraka daripada memasukinya."Seruan dan keampunan yang demikian, ada pada tiap-tiap malam (dalam bulan yang tersebut)."

(HR : Abu Hurairah r.a)

i) Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling mulia dan diberkati oleh Allah S.W.T.
Ii) Tiap-tiap amal kebajikan yang dikerjakan padanya akan diberikan ganjaran pahala yang berlipat ganda berbanding pada bulan-bulan yang lain.
Iii) Umat Islam diseru agar tidak mensia-siakan keberkatan di bulan ini ,malah sewajarnya merebut peluang yang ada dengan menambahkan lagi ibadat dan amal kebajikan.
iv) Bersempena dengan kemuliaan bulan ini juga umat Islam ditegah daripada mendekati perkara yang dilarang dan mungkar kerana pada bulan ini rahmat dan kasih sayang Allah amat luas sehingga orang-orang yang telah dijanjikan neraka sekalipun akan dibebaskan oleh Allah dengan berkat kebaikan yang dilakukannya.

09 Julai, 2012

ISNIN .... ada apa padanya

PERTAMA, sakit merupakan kesempatan untuk beristirahat. Kecendrungan manusia saat sehat adalah memperlakukan tubuhnya laksana robot. Ia terus bekerja demi mengejar kenikmatan dan kesenangan material tanpa henti dan tanpa memperhatikan kesihatan diri sendiri. Ia tidak menyedari bahwa otot-otot yang ada dalam tubuhnya memiliki keterbatasan.

Maka ketika seseorang sakit, ia memperoleh kesempatan untuk beristirehat, sambil melakukan introspeksi dan berpikir untuk memperbaiki pola hidupnya setelah ia sembuh nanti.

KEDUA, sakit merupakan pendidikan. Ketika seseorang sakit parah, ia akan memahami betapa mahalnya nilai kesihatan. Ia pun rela mengeluarkan segala yang ia miliki demi kesembuhan penyakitnya.

Ketika seseorang sakit, ia akan meresakan betapa nikmatnya selalu ditemani, dilayani, disediakan makanan, dan yang paling nikmat dihibur. Maka, setelah sembuh nanti, ia akan tahu apa yang harus ia lakukan ketika orang lain yang sakit.

KETIGA, sakit merupakan teguran atas kesombongan manusia. Ketika sihat, manusia terkadang bertingkah seolah-olah dialah yang paling gagah, paling berkuasa dan paling berpengaruh. Tapi ketika sakit menderanya, segagah apapun menusia, sebesar apapun manusia dan sebesar apapun pengaruhnya, ia tidak dapat beranjak dari tempat tidurnya. Ketika itu, ia tidak lebih dari tulang dan darah yang dibungkus kulit.

KEEMPAT, sakit merupakan kesempatan untuk bertaubat dan menghapus dosa. Hal ini bukan hanya dilakukan oleh yang soleh, orang sejahat apapun ketika sakit parah tak bisa berbuat apa-apa. Tangannya tidak ringan lagi. Mulutnya tak mampu mencacimaki lagi. Yang ada hanyalah penyesalan dan penyesalan.

Di samping itu, sakit yang diderita manusia merupakan kesempatan untuk memohon ampun atas dosa-dosanya. Dalam hadits diterangkan. “Tidaklah seorang muslim tertimpa keletihan, sakit, kebingungan, kesedihan hidup, atau bahkan tertusuk duri, kecuali Allah menghapus dosa-dosanya. (HR. Muttafaq Alaih).

KELIMA, sakit merupakan kesempatan untuk memperbaiki hubungan keluarga dan sosial. Ketika seseorang sakit, kerabat dekat akan semakin dekat, kerabat jauh akan menjadi dekat dan yang kenal akan semakin akrab. Ketika seorang anak sakit, orang tua akan semakin sayang dan perhatian terhadap anaknya. Sebaliknya, ketika orang tua sakit, sang anak akan semakin sayang dan hormat kepada orang tuanya.

Alangkah mulianya Allah yang telah meciptakan segala-galanya tanpa sia-sia. Hanya satu sakit yang Dia timpakan kepada manusaia. Akan tetapi, begitu banyak kebaikan yang dikandungnya. Kebaikan bagi si sakit yang sabar, kebaikan bagi orang tua dan keluarga yang melayani, kebaikan bagi masyarakat yang berbondong-bondong menjenguk, kebaikan bagi semua doa yang terucap

ISNIN ... apa ada padanya

Daripada Abu Qatadah al-Ansari berkata: 

Rasulullah SAW ditanya oleh sahabat tentang kelazimannya berpuasa pada setiap hari Isnin. Maka baginda bersabda: "Padanya aku dilahirkan dan padanya wahyu pertama diturunkan kepada ku".

( HR : Muslim )

1) Merayakan maulid rasul termasuk dalam rangka memuliakan Rasulullah SAW dan sesiapa yang meraikannya diberikan pahala oleh Allah SWT. Begitu juga menyambut hari-hari kebesaran Islam yang lain seperti Maal Hijrah, Nuzul al-Quran, Hari Raya Puasa dan Haji, Nisfu Syaaban dan sebagainya.

2) Allah SWT berfirman dalam surah al-Haj ayat 32 yang maksudnya : "..dan sesiapa yang menghormati syiar-syiar agama Allah, maka (dialah orang yang bertaqwa) kerana sesungguhnya perbuatan itu adalah satu kesan daripada sifat-sifat hati yang bertaqwa kepada Allah"

3) Rasulullah SAW adalah merupakan syiar atau tanda kebesaran Allah SWT kerana dengan kelahiran Rasulullah SAW, dunia mengetahui tentang keesaan Allah SWT. Sesungguhnya Allah menyuruh kita mengambil pengajaran di atas peristiwa keputeraan Rasulullah SAW ini kerana ia akan memperkukuhkan keimanan dan kecintaan kita terhadap diri baginda dan meneruskan perjuangannya serta tidak melupakan ajaran dan sunahnya.

4) Mengucapkan selawat ke atas Nabi SAW seperti dalam majlis maulidurrasul adalah amalan yang amat digalakkan dalam Islam kerana Allah sendiri telah berfirman yang maksudnya "Sesungguhnya Allah dan para malaikat berselawat ke atas Nabi. Wahai orang beriman, hendaklah kalian berselawat baginya dan mengucapkan salam penghormatan kepadanya." (Al-Ahzab:56)

5) Ulama telah sepakat memandang baik amalan menyambut maulidurrasul SAW. Di Malaysia, era 50an hingga 80an sambutan ini dilakukan dengan cara tradisional seperti berzanji, tilawah al-Quran, tahlil dan sebagainya. Namun perkembangan semasa telah mempengaruhi acara sambutan tersebut kepada bentuk baru seperti dengan mengadakan nasyid, forum, ceramah, perarakan dan sebagainya. Tujuannya tidak lain melainkan untuk memperingati, mengagungkan, dan memuliakan Rasulullah SAW.

06 Julai, 2012

MAKNANYA .... amalkan secara istiqomah

istiqomahlah secara berterusan,biarpun sikit lama-lama akan jadi kebiasan kita utk melakukan Amal ibadat.

MAKNANYA .... lakukanlah semampunya

Sahabat, Kelebihan Solat Sunat Dhuha

Dari Abu Zar r.a dari Nabi saw sabdanya:
"Setiap ruas tulang dari seseorang di antara engkau semua itu harus ada sedekahnya pada saban pagi harinya, maka
>setiap sekali tasbih - bacaan Subhanallah - adalah sedekah,
>setiap sekali tahmid - bacaan Alhamdulillah - adalah sedekah,
>setiap sekali tahlil - bacaan La ilaha illallah - adalah sedekah,
>setiap sekali takbir -bacaan Allahu Akbar - adalah sedekah,
>menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah,
>melarang kepada kemungkaran adalah sedekah
>dan yang sedemikian itu dapat dicukupi oleh dua rakaat yang dilakukan oleh seseorang dari Solat Dhuha."
(Riwayat Muslim)

Berkata Abu Murrah Ath-Tha’ifi r.a. bahwasanya Nabi s.a.w. telah bersabda : Allah telah berfirman:
“Wahai anak Adam! Bersembahyanglah untuk Aku di awal pagi, niscaya Aku akan mencukupimu di akhirnya.”
(Riwayat Ahmad)

“Barangsiapa yang menjaga sembahyang Dhuhanya nescaya diampuni Allah baginya akan segala dosanya walaupun seperti buih dilautan.”
(Riwayat Ibnu Majah dan At-Tirmidzi)

dan banyak lagi fadilat dan kelebihan2nya